![]() |
| Dr. Abidin Wakano (Direktur ARMC IAIN Ambon) |
KatongNews, Ambon - Kericuhan antar Suku yang terjadi beberapa hari lalu di kompleks Kahena Negeri Batumerah kota Ambon menjadi perhatian warga kota Ambon menjelang Pemilu Kepala Daerah Putaran ke-2 di provinsi yang berjuluk Al-Mulk ini. diketahui bahwa lokasi kericuhan antar suku tersebut berada dekat dengan lingkungan kampus IAIN Ambon. untuk itu kampus yang berjuluk Cerdas dan berbudi tersebut harus berperan aktif dalam membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi di kompleks kahena tersebut.
Diungkapkan oleh direktur Ambon Reconciliation and Mediation Centre (ARMC) IAIN Ambon, Dr. Abidin Wakano, kepada KatongNews.
"Lingkungan kampus harus bercirikan masyarakat kampus(Masyarakat Ilmiah) dalam hal ini masyarakat harus berfikir plural dan harus ada interkoneksi antara satu dengan yang lainnya'' selain itu beliau juga menjelaskan bahwa aparat keamanan harus berperan aktif dalam menanggapi berbagai isu yang berkembang di masayarakat, apalagi kericuhan yang terjadi di kompleks kahena ini bukan yang pertama kalinya.
"Lingkungan kampus harus bercirikan masyarakat kampus(Masyarakat Ilmiah) dalam hal ini masyarakat harus berfikir plural dan harus ada interkoneksi antara satu dengan yang lainnya'' selain itu beliau juga menjelaskan bahwa aparat keamanan harus berperan aktif dalam menanggapi berbagai isu yang berkembang di masayarakat, apalagi kericuhan yang terjadi di kompleks kahena ini bukan yang pertama kalinya.
Dalam kesempatan tersebut beliau juga menjelaskan bahwa kami dari pihak ARMC sedang menyiapkan ide untuk berupaya menyelesaikan dan mengurangi berbagai persoalan yang berada di sekitar lingkungan kampus ini, apalagi masyarakat kampus ini yang terdiri dari berbagai suku dan budaya yang berbeda.
Untuk itu kami sedang melakukan mentoring dan dalam waktu dekat ini kami akan membentuk dan akan melakukan pelatihan kepada pemuda-pemuda yang berada dilingkungan tersebut untuk menjadi Agen perdamaian berbasis lingkungan. selain itu juga kami akan berupaya melakukan follow Up kepada Khatib-khatib yang berkotbah di mesjid-mesjid sekitar kampus untuk menyuarakan bagaimana kehidupan toleransi dan berfikir Plural serta pentingnya mengembangkan budaya Multikultural di sekitar masyarakat kampus ini, jelasnya.***(Syahril Salamena)
Untuk itu kami sedang melakukan mentoring dan dalam waktu dekat ini kami akan membentuk dan akan melakukan pelatihan kepada pemuda-pemuda yang berada dilingkungan tersebut untuk menjadi Agen perdamaian berbasis lingkungan. selain itu juga kami akan berupaya melakukan follow Up kepada Khatib-khatib yang berkotbah di mesjid-mesjid sekitar kampus untuk menyuarakan bagaimana kehidupan toleransi dan berfikir Plural serta pentingnya mengembangkan budaya Multikultural di sekitar masyarakat kampus ini, jelasnya.***(Syahril Salamena)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar