KatongNews - Semut adalah serangga yang memiliki sejuta keunikan dan pesona namun juga merupakan makhluk yang misterius di planet ini. Salah satu ciri unik yang belum diketahui banyak orang adalah bunuh diri secara masal. Bukan karena stress atau bertarung melawan musuh, namun hanya karena hal sepele, mereka bisa membentuk lingkaran yang membuat diri meraka sendiri terperangkap dan mati, dan terus-menerus melakukan itu sampai semuanya mati atau ada pasukan semut lain yang mengganggunya.
Fenomena ini ditemukan oleh Beebe
pada tahun 1921 ketika sedang berjalan di guyana.dia melihat keanehan pada
semut tentara yang terpisah dari koloninya,mereka berputar membentuk sebuah
lingkaran.semakin lama lingkaran yang dibentuk oleh para semut tentara yang terpisah
dari koloninya tersebut semakin besar karena banyak para semut lain yang
bergabung.mereka berputar seperti gasing dalam waktu yang lama sehingga banyak
diantara semut2 tersebut mati karena kehausan atau kecapekan.beebe lalu
mencatatnya di bukunya dan memberikan nama “ants circle of death” kepada
fenomena tersebut.
Para semut saling berkumpul dan
mulai berjalan membentuk lingkaran.salah satu referensi umum untuk fenomena ini
dihubungkan dengan seorang naturalis amerika william beebe, yang melihat dan
kemudian menggambarkan fenomena ini di guyana pada tahun 1921. Tentara semut
bergerak dalam lingkaran dengan lingkar kaki 1.200. Butuh waktu 2,5 jam setiap
semut untuk menyelesaikan loop. Gerakan ini berlangsung selama dua hari sampai
sebagian besar peserta(semut) meninggal.
Bagaimana terjadinya lingkaran tersebut? Seorang
ahli semut menjelaskan awalnya ada semut yang terpisah dari koloninya.nah
ketika terpisah dari koloninya,sang semut memiliki peraturan sederhana,”ikuti
semut di depannya”.karena semut yang terpisah dari koloni saling mengikuti di
depannya,maka mereka akan membentuk sebuah lingkaran yang mirip seperti black
hole.***(Web)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar