KatongNews, Ambon - Pengadaan mobil penyuluhan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ambon di anggap fiktif, pengadaan tiga unit mobil sudah dari tahun 2013 kemarin, hingga saat ini belum terealisasi. Pengadaan mobil di anggap ini dianggap fiktif.
“Tidak ada fiktif untuk pengadaan tiga buah unit
mobil penyuluhan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ambon, jika memang dianggap fiktif,
maka saya orang pertama yang akan melakukan proses itu terlebih dahulu, sebelum
diserahkan ke kejaksaan,“ ujar walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Kamis
(6/2).
Pengadan mobil itu belum selesai, karena
terbengkalai oleh sistim administrasinya, hingga belum mobil-mobil itu belum
ada, jadi belum bisa dibilang fiktif. ”Proses itu belum selesai, masih
terhambat oleh sistim adnministrasi atau mungkin tipe mobil yang dipesan itu
belum ada,” ujar Louhenapessy.
Pasalnya anggaran untuk pengadaan mobil penyuluhan
itu sudah dari 2013 kemarin dan sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak
terkait.
Tidak ada fiktif dalam pengadaan mobil penyuluhan
oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ambon, dan anggaran untuk tiga unit mobil penyuluhan
itu sudah disiapkan, dan Saya (Walikota) akan melihat itu, jika ditemukan
fiktif atas pengadaan mobil penyuluhan tersebut maka akan diusut secepatnya.”
Saya rasa seperti begitu, tidak ada fiktif, jika ditemukan fiktif maka saya
sendiri yang akan buat laporan agar staf saya diproses, kalau tidak saya
sendiri yang akan membawanya ke kejaksaan untuk diproses sesuai dengan
Undang-Undang yang berlaku di Negara ini,” jelas Walikota.*** (Aytur)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar