Home » » Walikota Beri Santunan Korban Insiden Di Ambon

Walikota Beri Santunan Korban Insiden Di Ambon

Written By Unknown on Rabu, 05 Februari 2014 | 21.09

KatongNews, Ambon - Ada fenomena menarik yang terjadi di Kota Ambon akhir-akhir ini, kejadian ini mesti dikaji oleh pemerintah dan aparat keamanan TNI dan Polri, karena kejadian ini terjadi pada waktu yang berdekatan. Kata Walikota Ambon, Richard Louhanapessy saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada korban insiden yang terjadi di Kota Ambon, di Jalan Raden Panji, Jalan Baru, Kamis (6/2).

Fenomena yang terjadi ini, merupakan insiden sosial antar kelompok-kelompok masyarakat, yang ada pada satu lingkungan di kota Ambon, namun insiden itu tidak meluas hingga besar.

“Ini sangat menarik, hingga perlu dikaji secara akademis sehingga kita bisa tau apa penyebab utama, kalu tidak dikaji maka, maka aparat kemanan terlihat seperti mobil kebakaran, waktu insiden dengan segera kita datang, namun  tidak bisa menyelesaikan masalahnya,” ujar Louhenapessy.

Insiden yang terjadi di kota Ambon belum sepenuhnya tuntas, untuk itu pemerinta dan aparat keamanan masi punya tugas besar untuk selalu mengamankan kota yang Ambon ini. “Kita sadar betul jika insiden di kota Ambon belum sepenuhnya terselesaikan, namun kita (Pemerintah) punya tanggungjawab penuh untuk memberikan rasa aman buat warga Ambon,” katanya.

Pemberian santunan ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat (Pempus), Pemerintah provinsi (Pemprov) dan pemerintah kota (Pemkot) kepada korban bencana terbakar baik secara material maupun uang. “Ini merupaka bantuan dari pemeruintah untuk korban bencan kebakaran yang terjadi di kota Ambon, namun ada juga dari Pumpus dan Pemprov, itu dilihat dari jumlah rumah yang terbakar, pemkot hanya membantu korban kebakaran sebanyak satu sampai sepuluh. Untuk 10 sampai 30 itu pada tanggungjawab Pemprov dan 30 keatas itu ada pada tanggungjawab Pempus,” ungkapnya.

Pemkot hanya memberikan bantuan kepada warga Jalan baru yang mendapat bencana kebakaran, karena itu masuk dalam tanggungjawab Pemkot, yang dananya bersumber dari APBD kota, dan kebakaran yang terjadi di kota Ambon ini secara parsial, bukan hanya di Jalan Baru, di tempat lain pun mendapat bencana yang sama, namun itu masuk dalam tanggungjawab Pempus dan Pemprov, karena lebih dari sepuluh.

“Pemkot hanya memberikan bantuan kepada korban bencana kebakaran kepada warga Jalan baru, karena ini dibawah sepuluh, kebakaran yang terjadi di kota Ambon inikan banyak, jadi untuk korban lain di kota Ambon itu ada pada tanggungjawab Pempus dan Pemprov karena lebih dari sepuluh,” papar Walikota.

Louhenapessy melanjutkan, saya sangat bersyukur, kejadian yang terjadi akhir-akhir ini tidak berdampak lebih luas, hanya terjadi pada lingkungan-lingkungan itu saja. “dia tidak meluas, terjadi pada lingkungan itu saja, ini menjadi satu kemajuan kota Ambon,” tutupnya.***(Aytur)


Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KatongNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger