Home » » Walikota: Budaya Itu Ciri Khas Daerah

Walikota: Budaya Itu Ciri Khas Daerah

Written By Unknown on Jumat, 07 Maret 2014 | 04.00

KatongNews, Ambon - Warga Kota Ambon akhirnya bisa menikmati suasana pesta rakyat. Pesta rakyat Rong Pisang yang digelar oleh anak cucu adat Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon. Pesta Rong Pisang yang berlangsung di Pattimura Park, Jumat (7/3).

Pesta adat ini, perlu diapresiasikan oleh sumau masyarakat Kota Ambon, karena momentum seperti ini merupakan modal utama bagi Kota Ambon. Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, mengakui, Kota Ambon punya tiga sektor yang selalu dibanggakan, yakni Sektor Perikanan, sector jasa dan barang, dan sektor Pariwisata, untuk itu budaya seperti Ron Pisang, Dansa Tali dari Negeri Rutong perlu dihidupkan terus. “ Kita hanya punya tiga sektor dalam pengembangan daerah ini, beda dengan daerah lain di Maluku, maka itu, kita perlu lestarikan budaya-budaya seperti ini,” katanya.

Dikatakan, suatu daerah akan dikenal dengan kebudayaannya. Maka budaya dan adat kita orang Ambon perlu dijaga dan dilestarikan. Walikota meminta agar masyarakat Rutong selalu menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang hidup di Negeri sebagai indentitas. “Daerah inikan sangat kecil, hingga hanya tiga sektor yang yang menjadi andalan Koat ini, yakni sektor barang/jasa, sektor perikanan dan yang teristimewa sektor pariwisata, maka dari itu kita harus selalu menghidupkan dan melestarikan budaya yang dimiliki Negeri yang ada di Kota Ambon,” pintanya.

Walikota sangat optimis, jika pengembangan pariwisata yang ada di Kota Ambon akan terus berkembang, jika nilai-nilai budaya tetap dipertahankan oleh semua Negeri.” Jika nilai budaya tetap dipertahankan, maka kemajuan pariwisata di Kota Ambon akan terus berkembang,” akuinya.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua panitia pesta rakyat, Ely Maspaitela, pesta rakyat ron pisang ini sebagai satu bukti nyata jika budaya orang Rutong itu selalu dipertahankan, mengingat perkembangan jaman bisa mengikisnya. “Puji Tuhan, budaya ron pisang, dansa tali masih tetap dilestarikan oleh anak cucu Negeri Ruton,” katanya.

Maspaitela melanjutkan, kegiatan pesta rakyat ron pisang merupakan pesta rakyat pertama yang diselenggarakan di Kota Ambon, pesta ini juga sebagai bukti menghidupkan nilai adat di Kota Ambon. “Pesta ini adalah salah satu pesta rakyat pertama di Kota Ambon, untuk itu kami anak cucu Negeri Rutong akan selalu menghidupkan nilai adat yang kita miliki,” akuinya.

Tempat yang bersamaan, De Lano Remay, salah satu pengunjung pesta rakyat, mengaku sangat senang melihat ada pesta rakyat seperti begini, ini baru pertama kali di Kota Ambon, dan muda-mudahan akan diselenggarakan pertahun. “Pesta rakyat yang sangat asyik, ini baru pernah ada di Kota Ambon. Harapnya pesta ini diselenggarakan tiap tahun, agar nilai budaya terus hidup,” harap De Lano.***(Aythur)    

Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KatongNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger