KatongNews, Ambon - Warga Kota Ambon akhirnya bisa menikmati suasana pesta rakyat. Pesta rakyat Rong Pisang yang digelar oleh anak cucu adat Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon. Pesta Rong Pisang yang berlangsung di Pattimura Park, Jumat (7/3).
Pesta adat ini, perlu diapresiasikan oleh sumau
masyarakat Kota Ambon, karena momentum seperti ini merupakan modal utama
bagi Kota Ambon. Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, mengakui, Kota
Ambon punya tiga sektor yang selalu dibanggakan, yakni Sektor Perikanan,
sector jasa dan barang, dan sektor Pariwisata, untuk itu budaya
seperti Ron Pisang, Dansa Tali dari Negeri Rutong perlu dihidupkan
terus. “ Kita hanya punya tiga sektor dalam pengembangan daerah ini,
beda dengan daerah lain di Maluku, maka itu, kita perlu lestarikan
budaya-budaya seperti ini,” katanya.
Dikatakan, suatu daerah akan dikenal dengan
kebudayaannya. Maka budaya dan adat kita orang Ambon perlu dijaga dan
dilestarikan. Walikota meminta agar masyarakat Rutong selalu menjaga dan
melestarikan nilai-nilai budaya yang hidup di Negeri sebagai
indentitas. “Daerah inikan sangat kecil, hingga hanya tiga sektor yang
yang menjadi andalan Koat ini, yakni sektor barang/jasa, sektor
perikanan dan yang teristimewa sektor pariwisata, maka dari itu kita
harus selalu menghidupkan dan melestarikan budaya yang dimiliki Negeri
yang ada di Kota Ambon,” pintanya.
Walikota sangat optimis, jika pengembangan pariwisata
yang ada di Kota Ambon akan terus berkembang, jika nilai-nilai budaya
tetap dipertahankan oleh semua Negeri.” Jika nilai budaya tetap
dipertahankan, maka kemajuan pariwisata di Kota Ambon akan terus
berkembang,” akuinya.
Hal senada juga disampaikan oleh ketua panitia pesta
rakyat, Ely Maspaitela, pesta rakyat ron pisang ini sebagai satu bukti
nyata jika budaya orang Rutong itu selalu dipertahankan, mengingat
perkembangan jaman bisa mengikisnya. “Puji Tuhan, budaya ron pisang,
dansa tali masih tetap dilestarikan oleh anak cucu Negeri Ruton,”
katanya.
Maspaitela melanjutkan, kegiatan pesta rakyat ron pisang
merupakan pesta rakyat pertama yang diselenggarakan di Kota Ambon, pesta
ini juga sebagai bukti menghidupkan nilai adat di Kota Ambon. “Pesta
ini adalah salah satu pesta rakyat pertama di Kota Ambon, untuk itu kami
anak cucu Negeri Rutong akan selalu menghidupkan nilai adat yang kita
miliki,” akuinya.
Tempat yang bersamaan, De Lano Remay, salah satu
pengunjung pesta rakyat, mengaku sangat senang melihat ada pesta rakyat
seperti begini, ini baru pertama kali di Kota Ambon, dan muda-mudahan
akan diselenggarakan pertahun. “Pesta rakyat yang sangat asyik, ini baru
pernah ada di Kota Ambon. Harapnya pesta ini diselenggarakan tiap
tahun, agar nilai budaya terus hidup,” harap De Lano.***(Aythur)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar