KatongNews. Ambon-Balai
Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) intens menghidupkan nilai budaya Maluku.
Alasannya, nilai budaya di Maluku kian hari terkikis. Untuk itulah, BPNB
menyelenggarakan kegiatan sinkronisasi yang berlangsung di Manise Hotel, kamis
28/11.
Kepala BPNB S. Tiwery mengatakan
dalam sambutannya, " Selama ini pelaksanaan pelestarian kebudayaan tidak
singkron, sehingga terkadang setiap satuan kerja melaksanakan tugas dan
fungsinya itu sendiri-sendiri. Sehingga kendala yang dihadapi BPNB ketika turun
di kabupaten kota dalam pelaksanaan fungsinya tentang pelestarian kebudayaan,
itu terkadang kurang mendapatkan apresiasi dari masyarakat sebagai pemilik dari
kebudayaan itu sendiri' katanya
Lanjut dia, kami Berharap
kedepan, setiap program yang akan di luncurkan di tahun 2014 nanti, dapat
memberikan satuan kerja pada kompetensi kabupaten kota. Agar bisa mengetahui
kegiatan apa saja, yang melibatan kerjasama BPNB dalam pelaksanaannya,” harap
Tiwery.
Kegiatan yang bertemakan
Mewujudkan Penyelenggaraan Pembangunan dibidangk Kebudayaan yang sinergik dan
berkelanjutan guna menyatukan persepsi unit-unit kerja dibidang kebudayaan dan
instansi, terkait dalam upaya pengembangan kebudayaan, untuk membentuk jalinan
kerja sama antar instansi dibidang kebudayaan, agar terciptanya sinergitas
program kerja yang berkelanjutan dan, terciptanya sumber daya manusia dibidang
kebudayaan yang lebih baik.
”Kami berharap kedepan nanti, ada
sebuh senilitas singkronitas program yang melahirkan program-program yang bisa
menjawab kebutuhan pengembangan kebudayaan dan kebutuhan masyarakat Maluku,”
harap ketua panitia, Stealy Leopatty.
Sekitar 60 peserta dari
perwakilan Unit-Unit Kebudayaan dan Instansi di Provinsi Maluku, mengikuti
kegiatan Singkronisasi ini.***(Mirna Angel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar