Home » » DPRD Bangkalan Kunjungi Pemkot Ambon

DPRD Bangkalan Kunjungi Pemkot Ambon

Written By Unknown on Kamis, 13 Februari 2014 | 07.51

KatongNews, Ambon - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi D Kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur, melakukan kunjungan kerja ke Kota Ambon, Kamis 913/2). Kunjungan kerja membahas sistem penanganan kesejahteraan penduduk dan pendapatan anggaran daerah setempat.

Kunjungan para wakil rakyat ini dipimpin wakil ketua DPRD Bangkalan, Hj. Rizky, memaparkan sistim penanganan kesejahteraan dan pendapatan anggaran, sebagai bahan pertimbangan kerja Pemerintah Bankalan dan Pemerintah kota (Pemkot) Ambon. "Kunjungan kerja ini, untuk melakukan diskusi terkait penanganan Pendidikan dan Kesehatan di daerah Bangkalan, dan harus ada shering antara DPRD Bangkalan dengan Pemkot Ambon. Untuk pendapatan rumah sakit di bangkalan masih dominan," kata Rizky saat melakukan diskusi di Balai Kota Ambon.

Rizky memaparkan, Pemkab Bangkalan menargetkan PAD di tahun 2014 sebesar Rp 145 miliar dengan APBD sebesar Rp 1,4 triliun. Untuk anggaran pendidikan Rp 606 miliar dan kesehatan Rp 286 miliar lebih. Anggaran ini sudah masuk dalam sistim belanja langsung dan tidak langsung. "Pemkab Bangkalan menargetkan APD di tahun 2014 sebesar Rp 145 miliar dengan APBD Rp 1,4 miliar, untuk penanganan kesejahteraan penduduk di bidang kesehatan dan pendidikan," terang dia.

Di tempat yang bersamaan, Sekretaris Kota Ambon, A G. Latuheru juga memaparkan sistim penanganan kesejahteraan penduduk di kota Ambon. Latuheru katakan, ini merupakan kunjungan pertama DPRD Bangkalan ke Kota Ambon di tahun 2014. "Sistim penangnanan kesejateraan penduduk di Kota Ambon masi baik. Semua Desa di Kota Ambon gampang untuk di tinjau, karena berada dekat dengan pusat Pemerintahan Kota Ambon," papar Latuheru.

Meningkatnya kesejahteraan penduduk Kota Ambon, terlihat pada berkurangnya tingkat kemiskinan, sistim pelayanan kesehatan serba gratis, dan meningkatnya hasil kelulusan ujian untuk pelajar. Ini satu menjadi satu ukuran kalau Kota Ambon mampu membenahi kesejahteraan penduduk. "Kota Ambon sudah mampu mengendalikan kesejahteraan penduduk, semua terlihat pada berkurangnya tingkat kemiskinan, pembebasan ongkos buat pelayanan kesehatan dan makin meningkatnya hasil kelulusan siswa, ini menjadi ukuran Pemkot Ambon," akui lelaki beruban itu. 

Meski diakhir pembicaraannya, Sekkot merasa kecewa kepada Kementerian Kesehatan, yang masih menahan bantuan alat kesehatan dari Vlisinghen Belanda. "Pemkot merasa kecewa pada Kementerian Kesehatan Pusat. Kemenkes masih menahan alat kesehatan dari Vlisinghen," kesal Latuheru.***(Aytur)   
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KatongNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger