Home » » Sopir Kayu Putih Protes Terminal Semraut

Sopir Kayu Putih Protes Terminal Semraut

Written By Unknown on Kamis, 13 Februari 2014 | 07.29

KatongNews, Ambon - Persatuan sopir angkot jurusan Kayu Putih, melakukan protes ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon atas semrautnya penataan terminal Lin III, yang mengangkut penumpang di pintu masuk terminal, hingga terjadi kemacetan.

Dua perwakilan sopir angkot Kayu Putih, Dela Sahusilawane dan Jonathan Sipahelut, mendatangi kantor Dishub Kota Ambon untuk melaporkan hal tersebut. menurut mereka, sopir angkot Lin III, selalu mengangkut penumpang tepat di jalan keluar terminal, hingga membuat pintu masuk terminal macet parah. 

Lanjut mereka, kejadian parkir ini sudah sering terjadi, dan tidak ada tindakan tegas dari petugas perhubungan yang lagi bertugas di areal terminal. "untuk itu kami datang untuk melaporkan masalah ini ke kepala Dinas, agar bisa tindak lanjut dan areal terminal bisa ditertibkan," saran mereka.

Kepala Bidan Darat, Dishub Kota Ambon, Dody Retop. menjelaskan, masalah (ngetem), dilarang oleh Dishub Kota, tidak boleh mengangkut penumpang di depan terminal, namun para sopir angkot Lin III tidak mematuhi larang tersebut. Bukan hanya mengangkat penumpang atau ngetem, mengangkat penumpang melalui pintu masuk belakang terminal pun dilarang. "Kami sudah menyampaikan hal tersebut, namun para sopir angkut Lin III tak mematuhinya," ujar Retop, di ruang kerjanya kemarin (12/2). 

Retop juga katakan, Dishub akan menormalisasikan semua jalur angkot, mulai dari Lin III, Kudamati, Air Salobar dan yang lainnya, untuk itu Dishub akan tegas menindak para sopir angkut yang mengangkat penumpang di depan terminal. "Penataan jalur angkor akan ditertibkan kembali, dan akan ada tindak tegas dari Dishub kepada sopir angkot yang mengangkat penumpang di depan pintu terminal," tegas Retop.

Jadi besok akan ada pengawasan dari Petugas, agar jangan ada sopir angkot yang mengangkat penumpang di depan terminal lagi. 

Selain itu, Pagi tadi Kamis (13/2) Sopir angkot jalur IAIN  dan Kebun Cengkeh melakukan aksi mogok, hingga membuat penumpang yang hendak ke pasar terbengkalai. Sopir angkot IAIN dan Kebun Cengkeh melakukan protes, akibat ada pungutan liar yang dilakukan petugas Dishub Kota Ambon. "Dishub selalu meminta uang dari kita, kita cuman mengantar penumpang ke pelabuhan kecil atau daerah lain yang ada di dalam Kota Ambon," ungkap beberapa sopir angkot IAIN.    

IAIN dan Kebun Cengkeh juga masuk dalam jalur operasi dalam Kota Ambon, kenapa harus ada pungutan sebesar Rp 20.000. "Toh katong hanya antar penumpang pake, itu jua hanya ka pelabuhan kacil," ungkap mereka.***(Aytur) 
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KatongNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger