Home » » Hasil K2 Pemkot Ambon Belum Jelas

Hasil K2 Pemkot Ambon Belum Jelas

Written By Unknown on Senin, 17 Februari 2014 | 18.28

KatongNews, Ambon - Hasil pengangkatan pegawai honorer daerah yang masuk kategori 2 (K2), belum jelas sampai sekarang. Kata Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, pekan kemarin di Balai Kota Ambon.

“K2 sampai sekarang belum ada hasilnya, namun saya, kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Beny Selano, dan ketua DPRD Kota Ambon, Reinhard Toumahuw sudah resmi menghadap Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara (Menpan) di Jakarta,” kata Walikota.

Menpan akan tetap memperhatikan standar umum, yang dipakai dalam rangka dukungan K2 itu. Menurut Menpan yang dikutip oleh Walikota Ambon, kejujuran dalam penyampaian data sangat diperlukan. “Yang diutamakan adalah kejujuran dalam penyampaian data dan secepatnya mengirim data yang lengkap. Mulai dari tahun bekerja dan spisifikasi pekerjaanya,” kutip Louhenapessy.

Prioritas penerimaan K2 untuk kali ini, kepada tenaga honorer pendidikan, dan akan diusahakan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya. “Prioritas K2 untuk kali ini adalah tenaga pendidikan, saya sudah menginformasikan ke Menteri untuk secepatnya hasil dikeluarkan,” ujar lelaki yang pernah gagal dalam bursa Walikota Ambon tahun lalu itu.

Louhenapessy mengakui, dari tahun 2010 sampai dengan 2013, Pemerintah Kota Ambon masih kurang pegawai umum, dikarenakan dari tahun 2010 sampai sekarang, kurang lebih 1147 pegawai Pemkot dipensiunkan. “Dari 2010 sampai sekarang, Pemkot Ambon kurang tenaga umum, dan banyaknya pegawai yang masa kerjanya sudah selesai (pensiun), untuk itu, percepatan hasil K2 sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Tetapi hasil K2 masi dievaluasi, karena kemampuan daerah masi dikaji oleh kementerian. Sakali lagi kita harus sabar dalam menunggu hasil K2 dari Kementerian. Ditambahkan, masalah CPNS K2 menjadi masalah Nasional, sehingga pihaknya akan proaktif dalam mengambil keputusan, agar tidak ada CPNS yang merasa dirugikan.

“Masalah ini bukan saja di Kota Ambon, tapi seluruh Indonesia mangalami hal yang sama. Untuk itu kita betul-betul teliti dalam mengambil kesimpulan, karena berdasarkan persyaratan yang ada, pasti ada yang lulus dan tidak lulus” tambah Mantan ketua DPRD dari Partai Golkar itu. (Aythur)    

Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KatongNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger