KatongNews, Ambon - Dinas Perikanan Kota Ambon menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) studi penilaian potensi pemasaran dan value chain. Bimtek ini dilakukan karena kedudukan Kota Ambon sebagai Ibu Kota Provinsi.
Provinsi Maluku memiliki potensi sumber daya perikanan
yang sangat tinggi, sehingga masyarakat menjadikan laut laut sebagai
lokasi fishing ground. Dimana kekayaan alam laut secara geografis
terletak dalam cakupan segitiga emas dan terumbu karang karang dunia
yang membentang.
Menurut Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon Fernanda
Louhenapessy, berdasarkan potensi kelautan Kota Ambon sangat tinggi dan
keberhasilan dalam partisipasi melakukan kegiatan-kegiatan kelautan
bersama dengan pemerintah pusat. Dari kerja sama itu, Pemkot Ambon
terpilih menjadi salah satu Kota di Indonesia yang menerima bantuan dana
dari community coastal development project (CCDP). “Dari kerja sama
itu, Pemkot Ambon terpilih sebagai penerima bantuan dari proyek
pengembangan masyarakat pesisir,” ujar Fernanda di Balai Kota Ambon,
Rabu (19/03).
Dimana dalam bantuan tersebut dialokasikan untuk
pengembangan masyarakat pesisir Kota Ambon, yang dikelola oleh Dinas
Kelautan dan Perikanan Kota Ambon. Melalui CCDP-IFAD ini akan menjadi
salah satu kesempatan peningkatan tarif hidup masyarakat Ambon, serta
menjadi jembatan untuk pencapaian fisi-misi dari Dinas Kelautan dan
Perikanan Kota Ambon. “Diharapkan dapat mewujudkan masyarakat nelayan
sejahtera di tahun 2016 nanti,” katanya.
Tujuan CCDP-IFAD sendiri untuk membangun masyarakat
pesisir dan bertugas untuk merespon langsung kebijakan dan prakarsa
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kalautan dan Perikanan Republik
Indonesia. “Hal ini juga sebagai pengentasan kemiskinan, penerapan
tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan,”
terang Fernanda. Ditahun 2013 kemarin, terdapat tiga Desa sasaran proyek
CCDP-IFAD yang tersebar di tiga Kecamatan, yakni Negeri Laha Kecamatan
Teluk Ambon, Negeri Latuhalat Kecamatan Nusaniwe dan Negeri Hutumuri
Kecamatan Leitimur. Dan ditahun 2014 ditambahkan enam Desa dalam proyek
tersebut. “pengembangan proyek dimaksud terus diterapkan, mengingat
bantuan tersebut diperuntukan untuk masyarakat pesisir, dan ditahun 2014
ini ada sekitar enam Desa yang mendapat bantuan tersebut. Negeri Tawiri
dan Hatiwe Besar, Silale, Urimesing, Dusun Seri, Negeri Hukurila dan
Negeri Kilang, dan ditahun 2014 ini sekitar sembilan desa yang mendapat
bantuan tersebut,” terang Dia.***(Aythur)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar