KatongNews. Ambon - Pagi tadi mahasiswa IAIN Ambon dikejutkan dengan demonstrasi mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam di depan kantor Fakultas tersebut, Jumat (20/12/2013).
Mahasiswa meniaraikan yel-yel ketidak adilan bahwa kebijakan fakultas tersebut tidak Pro kepada Mahasiswa.
Mahasiswa meniaraikan yel-yel ketidak adilan bahwa kebijakan fakultas tersebut tidak Pro kepada Mahasiswa.
Dalam orasi yang dipimpin oleh koordinator lapangan
Muhtadi Wadubun menjelaskan bahwa sampai sekarang kebijakan fakultas Syariah
dan Ekonomi Islam Tidak berpihak kepada mahasiswa.
"Masa sampai sekarang kita belum juga turun
magang, alasannya Anggaran belum di cairkan, padahal selama kami kuliah dari
semster 1 sampai 7 kami mebayar uang praktikum sebesara
Rp.200.000/semster" dalam tuntutannya ia meminta kepada pihak fakultas
untuk mempercepat Proses Magang bagi mahasiswanya, dan proses magang tersebut
minimal 2 bulan bukan seperti yang dijalankan selama ini yaitu hanya dua minggu
saja, karena waktu yang relatif singkat tersebut sangat merugikan mahasiswa dan
target yang igin dicapai tidak mungkin akan tercapai dan juga seharusnya selama
proses magang tersebut mahasiswa harus dikontrol.
Selain itu orator lainnya, Hadi selmuri dalam
orasinya menjeleskan juga bahwa khusus untuk jurusan Jinayah Siyasah (JS)
seharusnya dalam proses magang harus di tempatkan di lembaga eksekutif,
legelatif, dan Yudikatif. untuk Yudikatif seharusnya mahasiswa di tempatkan di
Lembaga kejaksaan tinggi dan Intitusi Kepolisian bukan hanya di lembaga
Peradilan Agama Semata, dan apa bila tuntutan kita tidak terpenuhi maka jangan
salahkan kami jika kami harus memboikot pelaksaan Wisuda dan Diesnatalis nanti.
ujarnya.
Dalam pantauan KatongNews dilapangan terlihat ketua
Jurusan Muamalah, Eka Dahlan Uar, M.Si menemui para demonstran dan menjelaskan
bahwa apa yang menjadi keluhan mahasiswa selama ini akan di tindak lanjuti dan
apabila tidak terselesaikan maka dia akan menjadi jaminannya. selain itu dia
juga akan memfasilitasi para demontran supaya dapat bertemu dengan pihak
fakultas utuk dapat menyelesaikan persoalan itu di tingkat fakultas saja.
ujarnya.***(Aril Salamena)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar