Home » » Pemerintah Tingkatkan Masyarakat Bebas Malaria

Pemerintah Tingkatkan Masyarakat Bebas Malaria

Written By Unknown on Selasa, 13 Mei 2014 | 08.28

KatongNews, Ambon - Pemerintah Republik Indonesia, kini semakin meningkatkan pelayanan terhadap kesehatan masyarakat, salah satu program pemerintah pusat tersebut dengan menggelar masyarakat bebas malaria yang dilaksanakan di seluruh provinsi di indonesia, salah satunya adalah di Provinsi Maluku.

Wakil Menteri Kesehatan RI Prof.Dr. Ali Ghufron Mukti saat melaksanakan Peringatan hari Kesehatan Se-Dunia di Ambon Senin (12/05) mengatakan,  dalam kurun waktu beberapa tahun ini, indonesia mengalami peningkatan dalam penurunan penderita malaria, untuk itu pemerintah akan terus melakukan upayah guna mencapai indonesia bebas malaria.

“Beberapa tahun lalu Indonesia terus mengalami peningkatan dalam penurunan angka penderita malaria, dan hal ini terjadi berkat partisipasi masyarakat dan kerja pemerintah” kata Ghufron.

Namun ia mengakui, peningkatan atas penurunan angka penderita tersebut belum terlihat secara signifikan di beberapa provinsi di Indonesia Timur seperti Provinsi Maluku,  Maluku Utara, NTT, Papua dan Papua Barat. Namun ia mengatakan, kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama, karena pemerintah akan terus mengupayakan pelayanan dan pencegahan.

“Saya yakin dan percaya jika dalam waktu tidak terlalu lama, lima Provinsi ini akan secepatnya terbebas dari malaria,” janji Prof. Ali Ghufron.

Ia menjelaskan, khususnya di Provinsi Maluku, terdapat tiga penyakit menular yang menjadi masalah penting bagi masyarakat setempat yakni penyakit Malaria, Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Penyakit filarisiasis.

Untuk itu, pengendalian atas ketiga penyakit yang membahayakan masyarakat Maluku tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku diminta untuk melakukan kerja ekstra guna melakukan pencegahan. Sementara itu, masyarakat diminta untuk melakukan antisipasi dengan memperhatikan pola hidup serta menjaga kebersihan lingkungan temapat tinggal, menjaga kebersihan tempat penyimpanan air minum dan MCK serta melakukan aktifitas hidup yang sehat.

“Pemerintah dan masyarakat harus melakukan upayah pencegahan dengan melakukan pencegahan yakni memberantas sarang nyamuk, menutup tempat penyimpanan  nyamuk, mendaur ulang sampah yang berpotensi menyimpan air serta memberikan obat masal pencegahan nyamuk bagi  masyarakata” jelas Wamenkes.

Dengan dilakukannya beberapa langkeh pencegahan tersebut, maka masyarakat maluku dan lima provinsi lainnya bisa terbebas dari penyakit malaria. Dengan demikian diharapkan pada 2030 nantinya, Indonesia telah bebas dari malaria.***(Aythur)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KatongNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger