KatongNews, Ambon - Rencana perombakan birokrasi yang sudah diwacanakan di lingkup Pemerintahan Kota Ambon oleh Walikota Ambon Richard Louhenapessy selalu tertunda. Ini terlihat pada janji Walikota pekan kemarin saat diwawancarai.
Menurut Walikota saat itu, perombakan birokrasi di lingkup Pemkot Ambon
direncanakan dilakaukan pada akhir bulan Mei kemarin. Namun rencana itu
tak kunjung direalisasikan hingga sekarang.
“Terkait perombakan
birokrasi itu sudah dijadwalkan, dan akan dilakukan pada akhir Mei
nanti,” kata Wali Kota saat di wawancarai pecan kemarin.
Menurut Walikota, penundaaan perombakan birokrasi dikarenakan adanya
hari libur di bulan Mei terlalu banyak, pada akhirnya jadwal perombakan
yang sduah direncanakan itu selalu tertunda.
“Karena hari libur terlalu
banyak di bulan Mei kemarin, pada akhirnya perombakan birokrasi sering
tertunda,” kata Walikota di Kantor DPRD Kota Ambon, Senin (2/6).
Namun sebelum perombakan, harus disesuaikan dengan peraturan kelembagaan
yang ada di institusi. Yang diperuntukan untuk kemajuan daerah itu
adalah optimalisasi kerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
yang ada di lingkup Pemerintahan Kota Madia Ambon.
“Sebelum perombakan, kita tinjau peraturan kelembagaan di Pemerintahan
Kota Ambon. Bagaimana kita optimalisasikan kinerja semua SKPD di lingkup
Kota Ambon, jika kita lakukan perombakan sekarang ini, akan tercermin
seperti lagi lelang jabatan,” terangnya.
Di juga katakan, perombakan birokrasi itu akan menjadi satu ajang yang
dianggap sebagai satu cara untuk melakukan pelelangan pada jabatan,
padahal semua itu berdasar pada aturan, yang melihat pada kebutuhan dan
situasi.
“Tidak ada lelang jabatan, tergantung pada situasi dan
kondisi,” tegas Louhenapssy.***(Aythur)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar